Berita

MAHASISWA KKN UNIVERSITAS dr.SOEBANDI JEMBER BERINOVASI MEMBUAT PERMEN DAUN KELOR, PUDING TEMU LAWAK DAN PUDING LABU YANG SESUAI DENGAN KARAKTER ANAK DALAM UPAYA PROGRAM DESA CANGKRING BEBAS STUNTING

Kehadiran mahasiswa KKN Universitas dr.Soebandi memberikan warna yang berbeda bagi masyarakat Desa Cangkring Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember, dimana kehadiran mereka sangat membantu masyarakat dalam upaya peningkatan derajat Kesehatan masyarakat. Mahasiswa hadir dengan beragam inovasi yang disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi di Desa Cangkring.

Inovasi dari mahasiswa KKN Universitas dr.Soebandi Jember salah satunya adalah menghasilkan produk permen daun kelor, puding temu lawak dan labu, produk yang dihasilkan adalah produk yang bisa diakses oleh masyarakat dengan mudah, dimana mahasiswa memanfaatkan tanaman yang banyak tumbuh di Desa Cangkring manjadi sebuah produk yang bernilai tinggi terutama untuk anak-anak dengan risiko stunting.

Dalam proses sosialisasi hasil inovasi produk mahasiswa mengimplementasikannya dengan mendemokan di depan kader dan masyarakat, serta pemberian modul cara membuat olahan daun kelor, temu lawak dan labu yang ramah dan disukai oleh anak-anak. Salah satu warga Desa Cangkring yang pada saat itu mengikuti kegiatan mengaku, dengan kehadiran mahasiswa ditengah masyarakat dapat memotivasi masyarakat untuk lebih memperhatikan nilai gizi dan pemilihan makanan dimana para ibu-ibu saat ini lebih senang memberikanan makanan cepat saji untuk anak-anaknya. Selaian itu dengan adanya produk olahan tanaman untuk tambahan gizi ini dirasa sangat bermanfaat buat para ibu-ibu karena kebanyakan dari ibu-ibu belum bisa membuat olahan yang murah, simple dan muda untuk diaplikasikan.

Kehadiran mahasiswa menurut Perawat Puskesmas Jenggawah Bapak Achmad Ali Basri, S.Kep.,Ns.,M.Kep., Sp,Kom sudah sangat ia rasakan kurang lebih tiga Minggu terakhir.¬†Mahasiwa banyak membantu masyarakat di desa dan kegiatan-kegiatan lain yang mendukung program desa terutama pada bidang kesehatan.”Saya sangat bangga atas kehadiran mereka. Mereka sangat membantu saya soal pelayanan Kesehatan di desa dan bersama dengan bermasyarakat melaksanakan pengabdian sosial dan banyak kegiatan yang dilakasanakan di setiap dusun Ujar Bapak Ali. Di tempat terpisah Bapak Kades Desa Cangkring. ingin mengajak teman-teman KKN untuk mencoba membuat inovasi-inovasi baru yang dapat mengembangkan potensi desa. Melalui kerjasama mahasiswa peserta KKN dengan warga desa dalam mengembangkan potensi, akan dapat mendukung program percepatan pengentasan stunting di desa Cangkring.

You may also like...